Archive for Aug 19, 2012

Simple Hotkey + Auto ON

Posted by Andri Andersco

game, WH + Damage + Ammo + Anti kick + Hover + Smena + Ghost and other 
Download : Here
Fitur:
WallHack All Map = F9 On/Off
Chams Player = F10 On/Off
Additional Chams = F11 On/Off
Auto GM Acces + HP120 + Damage 40% = F12 On/Off
No Smoke Auto On
Ammo Reload Auto On
Replace Acc Auto On
Anti Banned Auto On
Anti PI Auto On
Bug & Chaos = Hidden Key


Untuk pengguna win7:
1. Klik kanan di cheatnya > properties > set compatibility ke windows xp sp 2 atau windows server 2003 lalu run as administrator
2. Klik kanan Pb Launcher > run as administrator
3. Start PB
4. Enjoy

jika cheat error, download jamu pendukung cheat dibawah ini:
-
href="http://www.microsoft.com/download/en/details.aspx?id=17718">Microsoft .NET Framework 4.0 (Install)
- Vcredist x86 (Install)
- D3DX9_42.dll (Simpan di System32)
- D3DX9_43.dll (Simpan di System32 & Folder PB)
- msvcr100.dll (Simpan di System32 & Folder PB)
- msvcp100.dll (Simpan di System32 & Folder PB)
- msvcr100d.dll (Simpan di System32)
- msvcp100d.dll (Simpan di System32)
- msvcr80.dll (Simpan di System32)


Untuk menggunakan emoticon ini, salin kode ke kotak komentar.
:a: :b: :c: :d: :e: :f: :g: :h: :i:
:j: :k: :l: :m: :n: :o: :p: :q: :r:
:s: :t: :u: :v: :w: :x: :y: :z: :ab:

0 comments:

Post a Comment



Gudang dan Lahan Depan  Terminal BRPS Terbakar
PADAMKAN API: Petugas pemadam kebakaran berusaha memadamkan api yang membakar sebuah bangunan bekas gudang oli di depan Terminal BRPS, Jumat (24/8/2012). foto:teguh prihatna/riau pos

PEKANBARU (RP) — Sebuah bangunan bekas gudang oli yang terletak di Jalan Ismail Marzuki, persis di depan Terminal Bandar Raya Payung Sekaki (BRPS) terbakar, Jumat (24/8) pagi.

Akibatnya, lahan semak belukar seluas sekitar satu hektare turut terbakar. Warga setempat mengatakan, di sekitar wilayah itu memang cukup sering masyarakat membakar untuk  membersihkan lahan.

Pantauan Riau Pos di lokasi kejadian sekitar pukul 11.00 WIB, empat unit mobil pemadam dari Dinas Pemadam Kebakaran Kota Pekanbaru diturunkan ke lokasi kebakaran.

Meski api yang melahap bangunan dan lahan itu tidak besar, kondisi hari yang saat itu sedang panas terik dan semak belukar dalam keadaan kering membuat api cepat meluas.

Dalam waktu sekitar 30 menit, tim pemadam yang diturunkan dapat menjinakkan api dan tidak menyebar lebih besar lagi.

Salah seorang saksi mata, Sulastri (42), pemilik warung di depan lokasi kejadian mengatakan ia saat itu sedang membuat makanan untuk pengunjung warung makannya saat melihat api muncul di dekat bangunan bekas gudang oli itu.

‘’Tak tahu juga dari mana asal apinya, tiba-tiba cepat membesar,’’ terangnya.

Saat ditanyakan apakah sering terjadi kebakaran lahan di sekitar sana, Sulastri mengiyakan. ‘’Bisa lihat sendiri kan, kemarin juga di jalan agak ke bawah terbakar juga,’’ lanjut Sulastri.

Kapolsek Tampan Kompol M Idris SAg kepada wartawan melalui Kanit Reskrim AKP Jhon Sihite membenarkan bahwa pihaknya telah menerima laporan mengenai peristiwa ini. ‘’Kasus ini masih dalam penyelidikan,’’ kata Kanit Reskrim.(ali)  
 

Ismail Penyuluh Teladan Se-Indonesia
PENYULUH: Presiden RI H Susilo Bambang Yudhoyono, Jumat (17/8/2012) memberikan ucapan selamat kepada Ir Ismail, Tenaga Harian Lepas Tenaga Bantu (THL-TB) Penyuluh Pertanian asal Kabupaten Kuantan Singingi yang meraih penghargaan tingkat nasional sebagai THL-TB Teladan se-Indonesia. foto:istimewa
 
Laporan Juprison,  Teluk Kuantan redaksi@riaupos.co

Ir Ismail, Tenaga Harian Lepas Tenaga Bantu (THL-TB) Penyuluh Pertanian asal Kabupaten Kuantan Singingi meraih penghargaan tingkat nasional sebagai THL-TB Teladan se-Indonesia dari Menteri Pertanian RI, Suwono, Selasa (14/8) lalu, di Jakarta.

Terpilihnya Ismail sebagai THL-TB Teladan oleh Pemerintah Pusat berdasarkan Keputusan Menteri Pertanian RI, Suwono, Nomor 2872/Kpts/KP.450/8/2012 Tentang Penerimaan Penghargaan bagi Penyuluh Pertanian Pegawai Negeri Sipil Teladan, Penyuluh Pertanian Swadaya Teladan, Tenaga Harian Lepas Tenaga Bantu Penyuluh Pertanian Teladan, Petani Berprestasi, Gabungan Kelompok Tani Berprestasi, dan Balai Penyuluhan Kecamatan Berprestasi Tingkat Nasional tahun 2012, tanggal 13 Agustus.

Pria kelahiran Air Tiris ini, merupakan satu-satunya dari Kuantan Singingi dan Provinsi Riau yang menerima penghargaan tingkat nasional yang diserahkan bersempena dengan HUT ke-67 RI.

Selain Ismail, ada 32 orang lainnya di Indonesia yang menerima penghargaan sesuai dengan SK Menteri Pertanian tersebut.

Usai menerima penghargaan tersebut yang diserahkan Menteri Pertanian RI Suwono, Ismail yang didampingi Kabid Perlindungan Tanaman dan Penyuluhan Dinas Tanaman Pangan Kuansing, Deflides Gusni menerima ucapan selamat dari Presiden RI, H Susilo Bambang Yudhoyono melalui kesempatan ramah tamah menjelang peringatan detik-detik proklamasi di Istana Negara.

Ismail tidak pernah menyangka akan menerima penghargaan sebagai tenaga penyuluh teladan nasional. Pasalnya, untuk meraih penghargaan tertinggi di negara ini, pihaknya harus melewati berbagai tingkatan, mulai dari kecamatan, kabupaten hingga provinsi.

Penghargaan yang diterimanya ini, tidak terlepas dari prestasi yang diraihnya dalam upaya meningkatkan produktivitas pertanian, khususnya padi dan inovasi yang dilakukannya dalam sektor pertanian tersebut.

“Alhamdulillah, saya tidak menyangka akan menerima penghargaan dari Pak Menteri, apalagi bertemu dan bersalaman langsung dengan Pak Presiden,” ujar Ismail dengan semangat kepada Riau Pos, Jumat (24/8) didampingi Deflides Gusni dan Kasi Penyuluhan Tanaman Pangan, Junaidi.

Sementara, Kabid Perlindungan Tanaman dan Penyuluhan Deflides Gusni menambahkan, keberhasilan Ismail yang berhasil menerima penghargaan tingkat nasional tidak terlepas dari dukungan yang diberikan oleh Pemkab Kuansing yang komit dalam mengupayakan peningkatan produktivitas padi.

Menurutnya, salah satu faktor pnunjang keberhasilan Ismail ini adalah sukses melaksanakan penanaman dua kali dalam setahun di area tadah hujan.

Padahal, seharusnya tanam dua kali ini hanya bisa dilakukan di daerah yang punya irigasi bagus.

 “Tapi, dia berhasil melakukan tanam dua kali dalam setahun di lahan pertanian yang tadah hujan,” katanya.

Ke depan, Deflides berharap agar apa yang telah ditorehkan THL-TB di Desa Seberang Teluk Kuantan dan Seberang Teluk Hilir ini hendaknya menjadi motivasi bagi seluruh tenaga penyuluh di Kabupaten Kuantan Singingi.

“Sekecil apapun pekerjaan kita akan selalu dihargai, mudah-mudahan ini menjadi motivasi bagi penyuluh lain,” harapnya.(ade)  
 
Tak Bisa Berkumpul Bukan Jadi Masalah
TETAP BERAKTIVITAS: Pegawai RSUD Arifin Ahmad tetap beraktivitas selama Idul Fitri 1433 H, Ahad (19/8/2012).foto: defizal/riau pos
Laporan HENDRAWAN KARIMAN, Pekanbaru hendrawankariman@riaupos.co

Ketika sebagian besar umat muslim seluruh dunia bersuka cita menyambut hari kemenangan Idul Fitri 1433 Hijiriyah, berkumpul dengan keluarga, bersilaturahmi dan saling mengunjungi.

Namun ada beberapa orang yang tak bisa merayakan karena beban tanggung jawab pekerjaan.

Karyawan mal dan pusat perbelajaan, pegawai rumah sakit, SPBU, aparat keamanan dan usaha-usaha lainnya.

Pusat perbelanjaan di Kota Pekanbaru nampaknya tidak mau kehilangan kesempatan. Momen libur Idul Fitri ini, hampir tidak ada pusat perbelanjaan seperti mal dan plaza yang tutup. Bahkan pada hari H libur lebaran.

Beberapa jam setelah salat Idul Fitri berlangsung, beberapa mal langsung buka melayani konsumen.

Sebut saja Panam Square yang tetap ramai dikunjungi masyarakat saat hari pertama lebaran, terutama pada sore hari. Riau Pos yang berkesempatan mengunjungi pusat perbelanjaan baru buka ini, dari kejauhan sempat terheran-heran karena tidak satupun ada karyawan terlihat yang melayani seperti hari biasa.

Seragam warna jingga, ciri khas pramuniaga Panam Square, tidak terlihat sama sekali dari area parkir. Padahal di hari biasa, di tepi Jalan HR Soebrantas pun pasukan ramah serba jingga ini terlihat lalu lalang karena ada pergantian shift kerja.

Setelah naik tangga dan masuk beberapa langkah ke dalam di lantai 1, lalu melihat lebih dekat, barulah terlihat bahwa ternyata semua karyawan baik lelaki maupun perempuan tanpa terkecuali mengenakan pakaian kasual.

Yang membedakan antara mereka dan pengunjung hanyalah tanda pengenal yang tersemat di dada mereka. Hari ceria liburan bagi sebagian besar orang dan mereka tetap bekerja tak lantas membuat mereka tak bersemangat.

Seperti biasa mereka tetap terlihat bersemangat melayani konsumen yang lebih agresif menghamburkan Tunjangan Hari Raya (THR) mereka.

‘’Diperintahkan begitu, ya kami pakai. Lebih santai aja terasa. Ini kan juga terhitung lembur,’’ ujar salah seorang karyawati yang terlihat tidak mau berbicara banyak obrolan di luar produk yang dijualnya. Perempuan ini diketahui non muslim. Jadi tidak masalah baginya untuk tetap bekerja kendati sedang suasana hari pertama Idul Fitri.

Sementara Fialindry (21) salah satu karyawan SPBU yang berada di bilangan Jalan Jenderal Sudirman mengatakan, dirinya memang mendapat giliran untuk hari raya tahun ini masuk.

‘’Tahun kemarin saya bisa berlebaran. Karena kebetulan tidak dapat jatah untuk jaga di SPBU. Hal yang paling menyedihkan tentulah tidak bisa berkumpul dengan keluarga. Tapi mau gimana lagi. Kan setelah usai lebaran, kami yang jaga ini juga diberikan libur,’’ ujarnya.

Selain pusat perbelanjaan yang ramai, beberapa tempat hiburan, wahana bermain dan tujuan rekreasi juga buka. Danau Kayangan, Kaca Mayang, Alam Mayang dan Taman Marga Satwa Kasang Kulim juga tetap buka. Beberapa pusat pelayanan vital seperti terminal juga tetap buka, termasuk Bandar Raya Payung Sekaki (BRPS) dan sebuah puskesmas yang siaga di sana.

Bahkan, Kepala UPTD Terminal BRPS Halomoan Siahaan mengatakan, tidak sedikitpun permasalahan dia tidak libur di saat semua orang mendapat liburan.

‘’Tidak ada libur, sampai arus balik pemudik usai. Tiap tahun juga begini, tidak masalah karena saya non muslim,’’ ujar Halomoan yang setiap hari siaga di kantornya, di tower pengawas terminal bersama beberapa staf.

Sementara itu, petugas kesehatan yang ada di terminal yang terdiri dari dua shift, pagi dan siang, juga tidak mempermasalahkan hal ini. Mereka tetap semangat menjalan tugas.

Seperti diucapkan dokter Silvya Feronika, mereka tidak setiap hari di terminal. Ada beberapa petugas yang terbagi dalam dua shift. Hal ini tidak akan mengganggu bila ingin bersilaturahmi bersama keluarga.***

Sabtu-Ahad, Puncak Arus Balik

Posted by Andri Andersco

Sabtu-Ahad, Puncak Arus Balik
ARUS BALIK PENUMPANG: Penumpang arus balik di Terminal Bandar Raya Payung Sekaki, Kamis (23/8/2012) kemarin terlihat ramai. foto: foto: teguh prihatna/riau pos 
 
PEKANBARU (RP) - Hingga H+4 Idul Fitri 1433 H, Kamis (23/8) arus balik penumpang ke Kota Pekanbaru belum terlihat signifikan baik di Pelabuhan Sungai Duku maupun di Terminal Bandar Raya Payung Sekaki (BRPS).

Diperkirakan puncak arus balik baru akan terjadi Sabtu (25/8) dan Ahad (26/8)

Pantauan Riau Pos di Terminal BRPS, Kamis (23/8), jumlah penumpang arus balik sudah jauh meningkat dibanding dua hari terakhir ini.

Penumpang arus balik yang turun di terminal hingga pukul 11.30 WIB kemarin mencapai 1.200 orang.

Pihak terkait memperkirakan, lonjakan arus balik akan mencapai puncaknya pada H+5 dan H+6 mendatang atau Sabtu dan Ahad.

‘’Terminal masih sepi, perhitungan kita Sabtu dan Ahad lah baru paling nampak pergerakan arus penumpang masuk ke Pekanbaru,” ungkap Kepala Terminal Bandar Raya Payung Sekaki Halomoan Siahaan kepada Riau Pos, Kamis (23/8) kemarin.

Menurutnya, dalam sehari jumlah armada yang beroperasi belum berubah banyak.

‘’Armada bus tidak banyak perubahan, Rabu ada 34 bus masuk terminal tapi penumpang yang turun hanya 285 penumpang. Hari ini (kemarin, red) juga cuma 36 bus namun kursi penumpang mulai penuh tapi tidak berlebih, pas sesuai jumlah tempat duduk,’’ lanjut Halomoan. Arus balik kemarin didominasi oleh penumpang asal Siantar, Sumatera Utara yang mencapai 497 penumpang.

Arus Balik Pelabuhan
Sementara itu, arus balik Idul Fitri di Pelabuhan Sungai Duku sudah mulai terlihat. Sebanyak 1.277 orang tiba di Kota Pekanbaru melalui pelabuhan pada H+3 dan H+4.

Dari data yang ada pada terminal keberangkatan, Selasa (21/8) H+3, jumlah masyarakat yang berangkat dari Pelabuhan Sungai Duku tercatat sebanyak 671 orang.

Sedangkan pada Rabu (22/8) H+4, jumlah masyarakat yang berangkat dari Pelabuhan Sungai Duku tercatat sebanyak 606 orang.

Di sisi lain, untuk terminal kedatangan di Pelabuhan Sungai Duku pada H+3 mencapai 510 orang dan H+4 sebanyak 728 orang.

Artinya arus balik dari Pelabuhan Sungai Duku mencapai puncak pada Selasa dan Rabu kemarin.

‘’Arus balik sekarang masih normal, naiknya baru sekitar dua persen,’’ kata Kepala Pelabuhan Sungai Duku, Martinus kepada Riau Pos, Kamis (23/8).

Diperkirakan dia, lonjakan penumpang arus balik terjadi pada Sabtu (25/8) sampai Kamis (30/8) mendatang.

Pasalnya, telah berakhirnya liburan baik pegawai negeri maupun anak sekolah dan mahasiswa.

Angkutan laut di Pelabuhan Sungai Duku difokuskan hanya pada satu jurusan yakni jurusan Selatpanjang. Tidak ditambah angkutan laut sejak arus mudik-balik Idul Fitri sekarang ini.

Kapal expres yang melayani penumpang ke Selatpanjang sebanyak dua kapal sedangkan KM Jelatik juga ada dua dalam setiap kali keberangkatan dan sebaliknya.

Pelayan di pelabuhan selama arus mudik-balik lebaran dioptimalkan, begitu juga dengan tingkat keamanannya.

Personel pengamanan Dishub di pelabuhan ditempatkan sampai dengan H+7 Idul Fitri ditambah lagi dengan personel kepolisian.

Sekretaris UPTD Pelabuhan Sungai Duku Dinas Perhubungan Kota Pekanbaru Duangga menambahkan selama Idul Fitri maupun pasca-Idul Fitri tidak ada kendala terhadap kapal yang mengangkut masyarakat, baik yang akan berangkat maupun yang datang di Pelabuhan Sungai Duku.(ilo/lim/new)   

Wako dan Wawako Sidak Terpisah

Posted by Andri Andersco

Wako dan Wawako Sidak Terpisah
SEPI: Suasana Kantor Badan Pelayanan Terpadu (BPT) Pekanbaru masih sepi di hari pertama masuk kerja setelah libur Idul Fitri 1433 H, Kamis (23/8/2012).foto: didik herwanto/riau pos 
 
PEKANBARU (RP) — Untuk mengawasi PNS yang bolos di hari pertama kerja setelah libur Hari Raya Idul Fitri 1433 H, Wali Kota Pekanbaru H Firdaus ST MT dan Wakil Wali Kota Ayat Cahyadi SSi melaksanakan sidak terpisah, Kamis (23/8).

Pemko sendiri mengklaim tingkat kehadiran PNS di hari pertama kemarin mencapai 98 persen. Dua persen yang tidak hadir karena kondisi sakit serta izin yang disampaikan kepada kepala Satker.

‘’Sudah seharusnya dan sepatutnya PNS masuk pada 23 Agustus ini. Aktivitas kerja kembali normal seperti biasanya, termasuk pelayanan publik. Libur sudah cukup lama dan jika menambah itu kelewatan. Soal sanksi tentu sudah kita siapkan dari pemotongan tunjangan sampai penundaan kenaikan pangkat,’’ terang Wali Kota Pekanbaru H Firdaus ST MT kepada Riau Pos, Kamis (23/8) di Kantor Wali Kota Pekanbaru.

Wako dan Wawako  melaksanakan sidak di seluruh satker termasuk kantor camat. Untuk efisien sidak, Wako dan Wawako membagi tugas masing-masing wilayah Utara dan Selatan.

Sementara itu, meski pada saat pagi hari tingkat kehadiran PNS 98 persen dan pelayanan publik diklaim sudah berjalan normal, namun dari pantauan Riau Pos saat menjelang siang khususnya Kantor Wali Kota Pekanbaru terlihat sepi. Banyak PNS yang tidak efektif kerja karena masih melaksanakan halal bihalal dan silaturahmi ke rumah rekan kerja.

Alhasil beberapa ruangan kosong dari aktivitas dan PNS hanya sekadar mengisi absensi saja.

Terkait hal tersebut, Plt Sekretaris Kota Pekanbaru Yuzamri Yakub menyatakan memakluminya.

‘’Kita maklumi saja dan tidak mungkin bersilaturahmi kita larang. Mereka pasti kembali ke kantor untuk menyelesaikan tugasnya sebagai PNS,’’ katanya.(eko)   

‘’Macam Mimpi, Saya Sujud Syukur di Istana’’
DISALAMI PRESIDEN: Muhammad Chandra (dua dari kanan) saat disalami Presiden SBY di acara pengukuhan anggota Paskibra nasional 2012 di Istana Negara, beberapa waktu lalu. foto: istimewa 
 
Laporan SYUKRI DATASAN, Duri   syukri-datasan@riaupos.co

Muhammad Chandra (18) merupakan satu dari dua anak Riau yang mendapat kehormatan menjadi anggota Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) dalam upacara peringatan detik-detik Proklamasi di Istana Negara, Jumat (17/8) lalu.

Kehormatan menjadi anggota Paskibra itu pulalah yang mengantarkan Chandra bertemu dan bersalaman dengan Presiden SBY.

‘’Ini sebuah prestasi membanggakan. Tidak hanya bagi orangtuanya dan warga Sakai, tapi juga buat daerah ini dan kita semua,’’ ujar anggota DPRD Bengkalis H Arwan Mahidin pada Riau Pos, Kamis (23/8).

Dia berharap, jejak langkah Muhammad Chandra akan menjadi motivasi tersendiri bagi anak-anak tempatan untuk menorehkan prestasi di masa datang.

Chandra kelahiran Duri 10 Desember 1994 ini adalah siswa kelas XII IPA dan Ketua OSIS di SMA Cendana Duri.

Pemilik tinggi 175 sentimeter ini merupakan anak kandung dari M Syaifuddin ST MM, warga Sakai yang sehari-hari menjadi karyawan PT Chevron Pacific Indonesia (CPI).

Syaifuddin juga merupakan abang kandung mendiang Syahril SE Ak yang di masa hidupnya pernah menjadi anggota DPRD Bengkalis sekaligus sebagai Ketua DPC PPP Bengkalis pertama dari daratan Mandau-Pinggir.

Berkat prestasi anaknya, Syaifuddin yang akrab dipanggil Ucok ini ikut diundang ke Istana Negara bersama istrinya Maswita pada HUT ke-67 RI baru lalu.

Kesempatan menjejakkan kaki di Istana Negara itu tak pernah dibayangkan Ucok sebelumnya.

Saking terharunya, pegawai PG&T di PT CPI Duri ini mengaku langsung sujud syukur begitu sampai di Istana Negara beberapa waktu lalu.

‘’Perasaan mimpi rasanya saya bisa sampai ke Istana Negara. Rasanya tak mungkin orang macam awak ini bisa ke sana. Berkat perjuangan anaklah maka kami sampai diundang ke Istana Negara. Tanpa menghiraukan orang lain yang memandang di kiri-kanan, saya langsung sujud syukur waktu itu. Saya pun menangis karena amat terharu,’’ ujar Syaifuddin.

Dia juga mengaku amat mendukung cita-cita anak semata wayangnya itu menjadi taruna Akpol setamat dari SMA Cendana Duri nanti.

‘’Masuk Akpol adalah cita-cita dia. Kami selaku orangtua sangat mendukung. Apalagi selama ini belum ada orang Sakai yang masuk Akpol,’’ ujarnya tentang Chandra yang prestasi akademik di kelasnya masuk sepuluh besar.***

Banjir Bandang Terjang Kuansing

Posted by Andri Andersco

Banjir Bandang Terjang Kuansing
JALAN PUTUS: Akibat banjir bandang yang melanda beberapa desa di Kuantan Singingi, beberapa jalan dan jembatan putus, Selasa (21/8/2012). foto: juprison/riau pos 
Laporan JUPRISON, Telukkuantan juprison@riaupos.co

Dalam suasana Idul Fitri 1433 Hijriah, hujan deras melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Kuantan Singingi, Selasa pagi (21/8) hingga siang.

Akibatnya dua desa di Kuantan Singingi diterjang banjir bandang yang mengakibatkan terendamnya puluhan rumah di dua desa tersebut, masing-masing Desa Sigaruntang dan Desa Pulau Busuk Jaya, Kecamatan Inuman dengan ketinggian air mencapai setengah hingga 3 meter.

Beruntung banjir yang sempat membuat panik warga di dua desa tersebut tidak menimbulkan korban jiwa. Informasi yang dihimpun Riau Pos di lapangan, banjir bandang ini terjadi dengan tiba-tiba.

Pada saat itu aktivitas warga masih dalam suasana menikmati Idul Fitri bersama keluarga.

Awalnya, hujan lebat pada pagi harinya berlangsung secara terus-menerus, diperkirakan mulai pukul 08.00 WIB hingga pukul 11.00 WIB. Hujan ini menyebabkan air Sungai Ili meluap cukup tinggi.

Suasana di masyarakat pada awalnya tidak panik. Pasalnya, luapan sungai yang sempat naik terlihat kembali surut sekitar pukul 15.00 WIB.

Berselang sekitar 30 menit, warga yang tadinya menganggap biasa luapan Sungai Ili ini, tiba-tiba mengalami kepanikan ketika air sungai kembali meluap dengan dorongan arusnya yang sangat kuat yang disertai dengan gemuruh yang kemudian merendam puluhan rumah dan tempat-tempat umum, seperti musalla dan masjid, balai pertemuan, dan sekolah.

Salah seorang warga Desa Sigaruntang, Rohani (51) kepada Riau Pos menuturkan, banjir hebat itu datang tanpa diduga. Sehingga dirinya yang tinggal tidak jauh di sekitar sungai hanya pasrah melihat rumahnya yang nyaris tenggelam.

“Kami tak menyangka banjir ini akan menerjang kampung kami sedahsyat ini. Tapi, bagaimana lagi semuanya telah habis,” kesal Rohani seraya mengusap air matanya.

“Semuanya habis nak, tak ada lagi yang tersisa di rumah kami,” ujarnya di antara tangisnya.

Untuk menghindari terjadinya banjir susulan, Pemerintah Kecamatan Inuman menyuruh warga di dua desa ini untuk mencari lokasi aman sebagai tempat pengungsian ke daerah yang lebih tinggi.

Dari data yang dihimpun Riau Pos, jumlah rumah yang terendam di Desa Sigaruntang sebanyak 43 rumah, dua musalla dan dua masjid. Sedangkan di Desa Pulau Busuk Jaya sebanyak 27 rumah terendam air dan dua musalla.

Akibatnya, aktivitas warga di dua desa tersebut lumpuh total pada Rabu (22/8), baik kegiatan perekonomian masyarakat maupun keseharian warga lainnya. Warga lebih fokus untuk menyelamatkan barang-barang yang masih tersisa, dan membersihkan rumah serta pekarangannya.

Camat Inuman, Mastur Ismail SE mengatakan, dirinya mendapatkan informasi terjadinya banjir bandang dari warga sekitar pukul 15.30 WIB. Mendengar informasi tersebut, dirinya langsung terjun ke lokasi banjir untuk melihat kondisi warga, dan dampak dari banjir serta langkah pengamanan.

Hanya saja, walaupun terjadi banjir bandang, dirinya bersyukur tidak terjadi korban jiwa. Menurutnya, kerugian yang dialami warga sebagian besar kehilangan peralatan rumah tangga dan sembako yang hanyut bersama derasnya air Sungai Ili.

Pakaian, peralatan elektronik warga seperti TV, kulkas, buku-buku serta beras ada yang hanyut dibawa banjir.

Pada Rabu petang, air sungai sudah mulai surut dan warga sudah membersihkan rumah dan pekarangannya dari limbah banjir. “Melihat cuaca yang sudah mulai mendung, kami meminta warga untuk waspada kalau terjadi banjir susulan,” imbau Mastur.

Ia menambahkan, kerugian yang dialami para korban banjir ini adalah berupa materil, yakni hilangnya sejumlah sarana dan prasarana yang ada di rumah warga, termasuk juga uang yang disimpan di rumah.

Mengenai penyebab banjir, menurut Mastur, disebabkan karena curah hujan yang tinggi dan bukan akibat faktor lain seperti adanya penebangan hutan.

Salurkan Bantuan
Sementara itu, mendapat informasi tersebut, Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi melalui Dinas Sosial dan Tenaga Kerja (Dissosnaker) Kuansing langsung menyalurkan bantuan berupa mie instan, beras, sarden, pakaian dan sejumlah bahan makanan lainnya yang dibutuhkan warga.

Bantuan banjir bandang tersebut diserahkan Sekretaris Dissosnaker Kuansing H Syafrianto SSos kepada Camat Inuman Mastur.

Lalu, dalam waktu bersamaan Mastur langsung menyalurkan bantuan tersebut kepada masing-masing kepala desa di lokasi banjir.

“Kita prihatin dengan musibah yang menimpa warga Inuman ini. Kita harapkan mereka tetap tabah dan sabar menghadapi cobaan ini,” ujar Syafrianto seraya mengharapkan masyarakat tetap mewaspadai datangnya banjir susulan.

Akses Jalan Terputus
Hantaman banjir setinggi 3 meter di Desa Sigaruntang ini juga merusak fasilitas jalan. Akibatnya, jalan yang selama ini digunakan oleh masyarakat dan kendaraan operasional PT RAPP terputus.

Pasalnya, jembatan yang dibangun dengan konstruksi beton oleh pihak perusahaan ambruk ke dasar sungai.

“Kita juga sudah melaporkan kepada dinas terkait dan pihak RAPP, kalau jalan utama di Sigaruntang tidak bisa dilewati dengan kendaraan, karena putus akibat banjir,” ujar Camat Inuman Mastur.(muh)   
Bus NPM Masuk Jurang, Tiga Tewas 48 Luka-luka
Bus NPM dalam jurang. foto ist/int
 
Riau Pos Online - Kecelakaan maut kembali terjadi di Sumatera Barat. Bus NPM BA 7597 BU, masuk jurang sedalam enam meter di daerah Abaisiat Koto Baru, Kabupaten Dharmasraya. Akibatnya tiga orang tewas, 23 orang luka berat dan 25 luka ringan.

Menurut impormasi yang dihimpun padang-today, di lapangan kejadian ini terjadi pada Kamis (23/8) malam, jam 21.15 wib. Saat itu bus yang melaju kencang dari arah Muaro Bungo menuju Padang, namun naas bagi mobil itu tepatnya di simpang Abaisiat Kecamatan Koto Baru. Saat ingin memotong sebuah mobil, bus hilang keseimbangan, dan terperosok ke dalam jurang sedalam 6 meter.

Akibatnya 51 orang penumpang jadi korban, tiga orang dinyatakan tewas di tempat, 48 orang korban luka-luka dibawa ke pukesmas terdekat untuk mendapat perawatan medis. Sedangkan kondisi mobil tersebut mengalami kerusakan parah.

"Sopir bus naas itu hingga saat ini belum diketahui keberadaannya karena diduga kuat melarikan diri. Namun kasus lakalantas tersebut sudah dalam penanganan pihak kepolisian," AKBP Chairul Aziz, Kapolres dharmasraya.(*/ptd/rpg)   
Welcome to My Blog

Ayo, Gabung Sini

Popular Post

Blogger templates

Baserah Community

Get Free Music at www.divine-music.info
Get Free Music at www.divine-music.info

Free Music at divine-music.info

Iklan Gratis !! Mau??


www.ryaan-fm.co.cc c-n7.blogspot.com Pasang Banner GratisPasang Banner Gratis

Berita Hari Ini

« »
« »
« »
Get this widget
Toad Jumping Up and Down

Featured Video

Website Ini Telah Di Resmikan Pada Tanggal 24 Agustus 2012 || ™

Blog Archive

Blog Archive

Point Blank

Point Blank

Andri Andersco Sedang :

Andri Andersco Sedang :

Template Information

Blogger templates

Powered by Blogger.

Follow by Email

Ad Space

Text

There was an error in this gadget

- Copyright © Baserah -Robotic Notes- Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan -