Posted by : Andri Andersco Aug 3, 2013

RENGAT (RP) - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Inhu menerima perubahan tiga nama bakal calon anggota DPRD Inhu dari Partai Politik (Parpol) berbeda.

Tiga nama yang diubah itu yakni atas nama Syamri Puad dari Partai Bulan Bintang
(PBB) asal daerah pemilahan (Dapil) empat, akibat adanya tanggapan dari masyarakat. Selanjutnya nama Syamri Puad digantikan oleh Hendra Syah Putra.

Sementara dua nama lainnya di antaranya dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) atas nama Usturi digantikan oleh Eko Pra Sandra di Dapil satu.

Kemudian dari Partai Keadilan dan Persatuan Indonesai (PKPI) nama R Ria Yusnita digantikan oleh Syarifah Lilis Sari di Dapil dua.

 ‘’Ada perubahan tiga nama calon anggota DPRD Inhu sebelum penetapan daftar calon tetap (DCT),’’ ujar Ketua KPU Inhu H Fauzi Muchtar SH ketika dikonfirmasi Riau Pos, Jumat (2/4) usai acara pengibaran bendera parpol di halaman KPU Inhu.

Menurutnya, pergantian tiga nama itu masing-masing di antaranya merupakan satu dari tanggapan masyarakat yakni dari PBB.

Di mana dalam tanggapan masyarakat itu menyebutkan calon atas nama Syamri Puad dalam keadaan sakit. Hal itu sesuai dengan hasil dikonfirmasi KPU kepada parpol bersangkutan.

Kemudian untuk calon anggota DPRD Inhu dari PKPI atas nama R Ria Yusnita mengundurkan diri dari pencalonannya. Agar tidak mengurangi keterwakilan perempuan sebanyak 30 persen, PKPI mengusulkan mana pengganti yakni Syarifah Lilis Sari di Dapil dua nomor urut tiga.

Sementara calon anggota DPRD Inhu dari PKS atas nama Usturi, beberapa waktu lalu meninggal dunia. Kemudian diusulkan nama pengganti yakni Eko Pra Sandra nomor urut 11 di Dapil satu.

Untuk penetapan DCT bagi calon anggota DPRD Inhu sesuai jadwal baru akan ditetapkan pada tanggal 23 Agustus mendatang. Namun demikian, jelang penetapan tersebut, tidak ada lagi peluang untuk perubahan atau pengusulan pengganti.

Ketika ditanya dengan dua tanggapan masyarakat lainnya yang disampaikan ke KPU tentang calon anggota DPRD Inhu. Dikatakan Fauzi Muchtar, dua tanggapan lainnya tidak terbukti dan tidak berpengaruh kepada pencalonannya. Seperti Hayati dari Partai Demokrat.

Dalam tanggapan itu menyebutkan tercatat sebagai guru honorer dan tercatat dalam honorer kategori dua K2. ‘’Calon tersebut sudah menyatakan bukan lagi guru honor yang digaji dan dibiayai melalui APBD ataupun APBN,’’ tambahnya.(kas)

Leave a Reply

Subscribe to Posts | Subscribe to Comments

Welcome to My Blog

Ayo, Gabung Sini

Popular Post

Blogger templates

Baserah Community

Get Free Music at www.divine-music.info
Get Free Music at www.divine-music.info

Free Music at divine-music.info

Iklan Gratis !! Mau??


www.ryaan-fm.co.cc c-n7.blogspot.com Pasang Banner GratisPasang Banner Gratis

Berita Hari Ini

« »
« »
« »
Get this widget
Toad Jumping Up and Down

Featured Video

Website Ini Telah Di Resmikan Pada Tanggal 24 Agustus 2012 || ™

Blog Archive

Blog Archive

Point Blank

Point Blank

Andri Andersco Sedang :

Andri Andersco Sedang :

Template Information

Blogger templates

Powered by Blogger.

Follow by Email

There was an error in this gadget

Text

There was an error in this gadget

- Copyright © Baserah -Robotic Notes- Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan -